| dc.description.abstract | Kekeringan terus terjadi di Indonesia, dan merupakan salah satu bencana
terkait perubahan iklim yang berdampak besar pada pertanian dan ketahanan
pangan. Tidak hanya kekeringan, banjir juga sangat mempengaruhi terjadinya
kegagalan panen, khususnya di Kabupaten Sumenep yang cukup sering terjadi
hujan. Oleh karena itu salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir kerugian
dari kegagalan panen dengan melakukan program asuransi pertanian. Sistem
asuransi pertanian menggunakan indeks iklim yang berbasis curah hujan
menerapkan pertanggungan bukan pada tanaman melainkan pada indeks curah
hujannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai premi yang harus
dibayar oleh petani yang menggunakan metode Black-Scholes dengan simulasi
Monte Carlo sebagai acuan pembanding. Sedangkan untuk memprediksi indeks
curah hujan menggunakan metode Historical Burn Analysis. Hasil penelitian ini
mendapatkan beragam trigger value dan exit value serta besarnya premi yang harus
dibayarkan oleh petani pada setiap musim tanam. Nilai trigger mewakili nilai
minimum batas pembayaran. Nilai exit mewakili batas maksimum tanpa
pembayaran. Dalam penelitian ini, perhitungan premi asuransi pertanian
berdasarkan indeks curah hujan dilakukan menggunakan metode Historical Burn
Analysis, metode Black-Scholes, dan metode Monte Carlo di Kabupaten Sumenep.
Hasil menunjukkan bahwa premi asuransi pertanian meningkat seiring dengan
peningkatan nilai Trigger curah hujan, dan sebaliknya. Rentang premi asuransi
pertanian berkisar antara Rp 239.908 dan Rp 413.422 untuk data curah hujan yang
disimulasikan, dan premi berkisar antara Ro 333.042 hingga Rp 431.218. Curah
hujan yang tinggi meningkatkan kemungkinan terjadinya banjir. Banjir dapat
menyebabkan kerusakan besar pada properti, infrastruktur, dan kendaraan.
Asuransi yang mencakup risiko banjir akan menetapkan premi lebih tinggi di
daerah yang sering mengalami curah hujan tinggi karena kemungkinan klaim yang
lebih besar. Secara keseluruhan, premi asuransi disesuaikan berdasarkan tingkat
risiko. | en_US |