| dc.description.abstract | Telah dilakukan penelitian untuk validasi metode penentuan logam tembaga (Cu)
dalam tepung sagu menggunakan spektrofotometer serapan atom. Tembaga (Cu)
dalam tepung sagu merupakan mikroelemen yang dibutuhkan dalam jumlah kecil,
namun dalam konsentrasi tinggi dapat bersifat toksik maka perlu dilakukan analisis
untuk mengontrol kadar tembaga (Cu) dalam tepung sagu. Metode yang digunakan
mengacu pada SNI 3729:2008 yang dimodifikasi, sehingga perlu dilakukan
validasi. Validasi dilakukan untuk menentukan metode yang digunakan
menghasilkan data yang valid dan dapat dipercaya. Pengujian dilakukan dengan
preparasi sampel menggunakan metode destruksi kering atau pengabuan. Abu yang
dihasilkan dilarutkan dengan larutan HNO3 0,1 N dan diukur absorbansinya pada
panjang gelombang 324,7 nm. Parameter validasi metode meliputi linieritas, limit
deteksi, limit kuantifikasi, presisi repeatability dan intermediate, akurasi,
robustness, serta ketidakpastian. Kadar tembaga dalam tepung sagu diperoleh
0,0960 ± 0,0227 mg/Kg. Parameter linieritas diperoleh koefisien determinasi (R2
)0,9979, LoD sebesar 0,0219 μg/mL, LoQ sebesar 0,0730 μg/mL, %RPD sebesar
10,09%, intermediate precision diperoleh %RPD analis A sebesar 4,92% dan
%RPD analis B sebesar 0,00%, %recovery sebesar 87,12%, robustness diperoleh t-
hitung sebesar -2,12 dan t-tabel sebesar 4,30. Berdasarkan parameter tersebut dapat
disimpulkan bahwa metode penentuan logam tembaga (Cu) pada sampel tepung
sagu menggunakan spektrofotometer serapan atom valid. | en_US |