| dc.description.abstract | Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang memiliki tujuan untuk mengetahui
ada tidaknya perbedaan yang sinifikan dari penerapan pembelajaran inkuiri
terbimbing terhadap: 1) self efficacy siswa pada materi asam dan basa kelas XI SMA
Negeri 2 Ngaglik dan 2) hasil belajar siswa pada materi asam dan bas akelas XI
SMA Negeri 2 Ngaglik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Ngaglik dengan jumlah 4 kelas. Pengambilan
sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik purposive sampling berjumlah 68
siswa sebanyak 2 kelas pada kelas XI IPA 3 dan XI IPA 4. Teknik pengumpulan
data dalam penelitian ini yaitu non tes pada variabel self efficacy dan tes pada
variabel hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan uji Statistika Non
Parametrik yaitu Uji Mann Whitney. Hasil yang didapatkan yaitu: 1) pada data
angket self efficacy nilai signifikan 0,130 > 0,05 keputusan Ho diterima dan 2) pada
data pilihan ganda hasil belajar nilai signifikan 0,015 < 0,05 keputusan Ho ditolak.
Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan: 1) tidak terdapat perbedaan
yang signifikan antara penerapan model inkuiri terbimbing terhadap self efficacy
siswa pada materi asam dan basa kelas XI SMA Negeri 2 Ngaglik dan 2) terdapat
perbedaan yang signifikan antara penerapan model inkuiri terbimbing terhadap
hasil belajar siswa pada materi asam dan basa kelas XI SMA Negeri 2 Ngaglik. | en_US |