Show simple item record

dc.contributor.authorAlfiana, Fani
dc.contributor.authorNurhayati, Harini Kharisma
dc.date.accessioned2024-08-12T06:06:47Z
dc.date.available2024-08-12T06:06:47Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51120
dc.description.abstractPendirian pabrik tetrahydrofuran dengan kapasitas 90.000 ton/tahun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pada industri polimer sintesis seperti cat, pernis, perekat serta digunakan sebagai bahan pelarut kimia sehingga dapat mengurangi kegiatan impor dan membangun pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Pabik ini didirikan di daerah kawasan industri Gresik dengan 168 karyawan yanng dipekerjakan. Tetrahydrofuran diproduksi dengan bahan baku 1,4-butanediol dengan katalis zeolite ZSM-5 dilakukan proses dehidrasi pada kondisi operasi suhu 150 ̊C dan tekanan 20 atm dengan konversi sebesar 93,8% pada reaktor tangki berpengaduk menggunakan sistem batch dalam waktu reaksi tiga jam. Reaksi berlangsung dalam fasa cair secara isothermal adiabatis dan endotermis. Output dari reaksi dalam reaktor berupa fasa cair yang masih bercampur dengan padatan katalis. Kemudian padatan tersebut di pisahkan dan disesuaikan kondisi operasinya sehingga dapat di recycle pada unit pengolahan lanjut katalis. Sedangkan output fasa cair dilakukan pemurnian menggunakan Menara Distilasi (MD-01) untuk memisahkan produk tetrahydrofuran dengan kemurnian 99% dan produk samping berupa campuran tetrahydrofuran, 1,4-butanediol dan air. Produk atas Menara Distilasi (MD-01) berupa tetrahydrofuran disimpan dalam tangki produk sedangkan produk bawah dimurnikan kembali menggunakan Evaporator (E-01) untuk menghasilkan 99% 1,4-butanediol dan 1% air yang nantinya dapat digunakan kembali sebagai bahan baku sedangkan produk samping akan disimpan di UPL (T- 03). Bahan baku 1,4-butanediol yang dibutuhkan sebanyak 15.143,44 kg/jam dengan zeolite ZSM-5 sebanyak 40,20 kg/jam untuk menghasilkan kapasitas tetrahydrofuran 90.000 ton/tahunnya. Kebutuhan utilitas air pabrik ini sebanyak 162.743,2 kg/jam dengan perincian penggunaan Cooling Water: 8.666,3; Steam Water: 126.954,8; Air Domestik: 21.422,1: dan Air Service 5.700 (semua dalam satuan kg/jam). Berdasarkan evaluasi ekonomi pendirian pabrik tertrahydrofuran didapatkan hasil Return of Investment (ROI) sebelum pajak 20,8%, Return of Investment sesudah pajak 14,56%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak 3,34 tahun, Pay Out Time (POT) sesudah pajak 4,21 tahun, Break Even Point (BEP) 51%, Shut Down Point (SDP) 24,1%, dan Discounted Cash Flow Rate of Return (DFCR) 18,02%. Prarancangan pabrik tetrahydrofuran dari 1,4-butanediol dengan kapasitas 90.000 ton/tahun tergolong sebagai pabrik beresiko rendah berdasarkan tinjauan proses, kondisi operasi, sifat bahan baku dan produk, serta asal bahan baku. Berdasarkan ekonomi pabrik ini layak didirikan dan memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTetrahydrofuranen_US
dc.subject1,4-butanediolen_US
dc.subjectZeolite Zsm-5en_US
dc.subjectProses Dehidrasien_US
dc.subjectBatchen_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Tetrahydrofuran dari 1,4-butanediol Kapasitas 90.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20521173
dc.Identifier.NIM20521150


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record