Show simple item record

dc.contributor.authorHardiyanti P, Cicin
dc.date.accessioned2024-08-12T03:56:40Z
dc.date.available2024-08-12T03:56:40Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51105
dc.description.abstractSistem informasi posyandu (SIP) telah diterapkan di beberapa posyandu dengan hasil yang bervariasi. Beberapa berhasil, sementara lainnya gagal. Keberhasilan dan kegagalan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mengetahui faktor-faktor ini penting untuk membantu pengambilan keputusan dalam penerapan SIP. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan SIP kesehatan ibu dan anak dengan model HOT-Fit (Human, Organization, Technology, dan Fit). Selain menggunakan model HOT-Fit, penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitiatif dengan fishbone diagram untuk memetakan faktor-faktor kegagalan implementasi sistem. Penelitian diawali dengan penelitian pendahuluan untuk mengidentifikasi masalah, menentukan variabel, dan mengumpulkan data. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan di lokasi yang berhasil menerapkan SIP dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Pendekatan kualitatif digunakan di lokasi yang gagal menerapkan SIP dengan wawancara langsung sebagai teknik pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian, faktor keberhasilan didukung oleh faktor manusia (kepuasan pengguna dan penggunaan sistem) dan faktor teknologi (kualitas informasi dan layanan). Sebaliknya, kegagalan lebih banyak disebabkan oleh faktor teknologi, seperti kualitas sistem dan informasi yang buruk. Faktor lain yang menjadi kegagalan implementasi adalah kurangnya motivasi kader menggunakan sistem dan kurangnya komunikasi antara pengguna dan pengembang sistem. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam pengumpulan data kualitatif yang dilakukan cukup lama setelah pelaksanaan di posyandu Bimomartani. Oleh karena itu, diperlukan logbook implementasi SIP yang teratur dan lengkap. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan strategi implementasi SIP yang sesuai dengan kondisi setempat, dengan mempertimbangkan faktor teknologi, manusia, dan organisasi. Strategi yang disarankan mencakup dukungan kepemimpinan, kesiapan dan kolaborasi, dukungan anggota tim, serta pengetahuan teknis dan keterampilan anggota tim.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHOFT-FITen_US
dc.subjectEvaluasien_US
dc.subjectSistem Informasi Posyanduen_US
dc.titleEvaluasi Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Sistem Informasi Posyandu Kesehatan Ibu dan Anak Menggunakan Model HOT FIT dan Analisis Kualitatif dengan Fishbone Diagramen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21917004


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record