Show simple item record

dc.contributor.authorAfzah, Silvia Mutia
dc.date.accessioned2024-08-12T03:45:44Z
dc.date.available2024-08-12T03:45:44Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51104
dc.description.abstractPenelitian ini mengeksplorasi hubungan antara efikasi diri dan kecemasan masa depan pada emerging adulthood. Penelitian ini melibatkan 228 emerging adulthood dengan rentang usia 18-25 tahun. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah terdapat hubungan negatif antara efikasi diri dan kecemasan masa depan pada emerging adulthood. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif (korelasional). Alat ukur yang digunakan adalah Future Anxiety Scale (FAS) untuk mengukur kecemasan masa depan dan General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur efikasi diri. Analisis data menggunakan Pearson Product Moment, menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dan kecemasan masa depan pada emerging adulthood. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini diterima, dimana semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecemasan masa depan, dan sebaliknya, semakin rendah efikasi diri maka semakin tinggi kecemasan masa depan. Data analisis tambahan berupa uji beda demografi berdasarkan jenis kelamin, status pekerjaan, dan status pernikahan, juga menunjukkan adanya perbedaan kecemasan masa depan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecemasan Masa Depanen_US
dc.subjectEfikasi Dirien_US
dc.subjectEmerging Adulthooden_US
dc.titleHubungan Antara Efikasi Diri dan Kecemasan Masa Depan Pada Emerging Adulthooden_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320323


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record