Hubungan Antara Efikasi Diri dan Kecemasan Masa Depan Pada Emerging Adulthood
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara efikasi diri dan kecemasan masa
depan pada emerging adulthood. Penelitian ini melibatkan 228 emerging adulthood
dengan rentang usia 18-25 tahun. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah
terdapat hubungan negatif antara efikasi diri dan kecemasan masa depan pada
emerging adulthood. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian
kuantitatif (korelasional). Alat ukur yang digunakan adalah Future Anxiety Scale
(FAS) untuk mengukur kecemasan masa depan dan General Self-Efficacy Scale
(GSES) untuk mengukur efikasi diri. Analisis data menggunakan Pearson Product
Moment, menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri
dan kecemasan masa depan pada emerging adulthood. Dengan demikian, hipotesis
dalam penelitian ini diterima, dimana semakin tinggi efikasi diri maka semakin
rendah kecemasan masa depan, dan sebaliknya, semakin rendah efikasi diri maka
semakin tinggi kecemasan masa depan. Data analisis tambahan berupa uji beda
demografi berdasarkan jenis kelamin, status pekerjaan, dan status pernikahan, juga
menunjukkan adanya perbedaan kecemasan masa depan.
Collections
- Psychology [2579]
