Analisis Pengaruh Sektor Industri Terhadap Kemiskinan di Kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah Pada Tahun 2016-2022
Abstract
Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang selalu menjadi topik
utama baik dinegara maju maupun berkembang. Jawa Tengah merupakan penduduk
terbanyak ketiga dan tingkat kemiskinan tertinggi kedua. Namun, potensi sektor unggul
yang dimiliki Provinsi Jawa Tengah mampu dijadikannya sorotan dalam upaya
membantu pemerintah mengurangi kemiskinan. Menurut penelitian sebelumnya sektor
yang memiliki daya serap tenaga kerja tertinggi yaitu di Jawa Tengah dengan salah satu
komponen yang berperan salah satunya yaitu sektor industri. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui adakah pengaruh terhadap PDRB, Upah, Jumlah Unit Usaha, dan
Tenaga Kerja pada sektor industri sebelum dan sesudah pandemi covid-19 di Jawa
Tengah yang melanda seluruh dunia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang
diperoleh melalui Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan yaitu dengan kurun
waktu selaa 7 tahun dari tahun 2016-2022, variabel indipenden yaitu Jumlah Tenaga
Kerja, Nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Jumlah Unit Usaha Industri,
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sedangkan, variable dependen yaitu
kemiskinan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data panel yang
berdasarakan pada masa tertentu dan deretan waktu (cross section dan time series). Alat
yang digunakan dalam mengolah data yaitu menggunakan analisis data panel. Maka hasil
yang diperoleh yaitu tenaga kerja, UMK/UMR, dan PDRB memiliki pengaruh negatif
dan signifikan terhadap kemiskinan. Sedangkan jumlah unit usaha Usaha tidak memiliki
pengaruh terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah pada tahun
2016-2022.
Collections
- Economics [2642]
