Analisis Pengaruh Gross Domestic Product (GDP), Foreign Direct Investment (FDI), Inflasi, dan Total Populasi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Negara Asean Pada Tahun 2005 - 2020 (Studi Kasus Negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam)
Abstract
Ketimpangan pendapatan merupakan masalah yang hampir dialami oleh seluruh
dunia khususnya kawaasan ASEAN. Kondisi ketimpangan pendapatan sudah menjadi
permasalahan yang terus dicari solusi dan upaya dalam mengatasinya. Kompleksitas
permasalahan ketimpangan pendapatan ini menyebabkan adanya urgensi dalam mengkaji
hal ini. Negara akan terus berupaya memaksimalkan nilai Gross Domestic Product (GDP)
nya untuk meningkatkan perrtumbuhan ekonominya sebagai upaya perbaikan kualitas
ekonominya. Dengan mendorong pembangunan ekonomi, diharapkan dapat pula
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya, akan tetapi
pertumbuhan ekonomi yang baik tidak terlepas dari masalah pembangunan ekonomi
yaitu ketimpangan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana
pengaruh Gross Domestic Product (GDP), Foreign Direct Investment (FDI), inflasi, dan total
populasi terhadap kondisi ketimpangan pendapatan di 6 Negara ASEAN dari tahun
2005-2020 dengan negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam
sebagai objek penelitiannya. Data penelitian ini diambil dari World Bank dan nilai gini
ratio dari UNU Wider. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif regresi data
panel yang diolah dengan Eviews 12. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Foreign
Direct Investment (FDI) dan total populasi berpengaruh secara positif dan signfikan
terhadap ketimpangan pendapatan. Gross Domestic Product (GDP) berpengaruh signifikan
terhadap ketimpangan pendapatan namun secara negatif. Untuk inflasi sendiri tidak
memiliki pengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di 6 Negara ASEAN yang diteliti.
Collections
- Economics [2702]
