| dc.contributor.author | KUSUMA, DAFFA PRANGSI RAKISA WIJAYA | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-08T08:37:46Z | |
| dc.date.available | 2024-08-08T08:37:46Z | |
| dc.date.issued | 2021 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/51054 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas mengenai urgensi dan implementasi teori proporsionalitas
dalam kebijakan formulasi sanksi pidana yang secara spesifik mengacu pada
ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) sebagai undang-
undang payung di bidang lingkungan hidup. Sebagai penelitian hukum normatif,
penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis, konseptual dan perundang-
undangan. Hasil peneltiian ini menunjukkan bahwa urgensi implementasi teori
proporsionalitas pidana ialah sebagai scientific device dalam kebijakan kriminal
utamanya dalam formulasi suatu sanksi pidana dan memiliki keterkaitan dengan
upaya mencapai keadilan sebagai salah satu tujuan hukum. Hasil pembahasan
selanjutnya menunjukkan bahwa teori proporsionalitas pidana belumlah sepenunya
terimplementasi dalam UU PPLH dan perubahannya dalam Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja), baik itu terlihat
berdasarkan penelusuran dokumen Naskah Akademik dan Risalah Sidang UU
PPLH dan UU Cipta Kerja dan analisa perbanding delik dalam satu kategori
seriusitas yang sama maupun antar kategori delik, serta ditemukan sejumlah
anomali dalam formulasi sanksi pidananya. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Proporsionalitas | en_US |
| dc.subject | Formulasi Sanksi Pidana | en_US |
| dc.subject | Lingkungan Hidup | en_US |
| dc.title | Proporsionalitas Kebijakan Formulasi Sanksi Pidana dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 17410549 | |