Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhanti, Primasta
dc.date.accessioned2024-08-08T04:59:57Z
dc.date.available2024-08-08T04:59:57Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/51036
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dengan kecemasan pada remaja yang orang tuanya bercerai di Indonesia. Responden dalam penelitian ini adalah 58 remaja yang orang tuanya bercerai, terdiri dari 23 laki-laki dan 35 perempuan dengan rentang usia 12 – 24 tahun yang belum menikah dan warga negara Indonesia. Adapun alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transgression-Related Interpersonal Inventory–18 (TRIM-18) yang peneliti modifikasi dari Agung (2015) yang mengadopsi skala dari McCullough (2000) untuk mengukur variabel pemaafan. Kemudian, untuk variabel kecemasan menggunakan Depression Anxiety Stress Scales–21 (DASS-21) yang dikembangkan oleh Arjanto (2022). Hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan negatif pemaafan dan kecemasan pada remaja yang orang tuanya bercerai di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 26.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara pemaafan dengan kecemasan pada remaja yang orang tuanya bercerai di Indonesia dengan nilai r = -0.571 dan p = 0.000 (p < 0.05). Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Kemudian, diketahui bahwa pemaafan mampu memprediksi kecemasan sebesar 32.7%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPemaafanen_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.subjectRemaja yang Orang Tuanya Berceraien_US
dc.titleHubungan Antara Pemaafan Dengan Kecemasan Pada Remaja Yang Orang Tuanya Bercerai di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17320299


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record