Hubungan Antara Pemaafan Dengan Kecemasan Pada Remaja Yang Orang Tuanya Bercerai di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dengan
kecemasan pada remaja yang orang tuanya bercerai di Indonesia. Responden dalam
penelitian ini adalah 58 remaja yang orang tuanya bercerai, terdiri dari 23 laki-laki
dan 35 perempuan dengan rentang usia 12 – 24 tahun yang belum menikah dan
warga negara Indonesia. Adapun alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Transgression-Related Interpersonal Inventory–18 (TRIM-18) yang peneliti
modifikasi dari Agung (2015) yang mengadopsi skala dari McCullough (2000)
untuk mengukur variabel pemaafan. Kemudian, untuk variabel kecemasan
menggunakan Depression Anxiety Stress Scales–21 (DASS-21) yang
dikembangkan oleh Arjanto (2022). Hipotesis penelitian ini adalah adanya
hubungan negatif pemaafan dan kecemasan pada remaja yang orang tuanya bercerai
di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Statistical Package for
the Social Sciences (SPSS) version 26.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara pemaafan
dengan kecemasan pada remaja yang orang tuanya bercerai di Indonesia dengan
nilai r = -0.571 dan p = 0.000 (p < 0.05). Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis
yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Kemudian, diketahui bahwa pemaafan
mampu memprediksi kecemasan sebesar 32.7%.
Collections
- Psychology [2579]
