Strategi Peningkatan Analisis Kelayakan Nasabah Pada Produk BSI Hasanah Card di BSI KCP Bekasi Ahmad Yani
Abstract
Pada penyaluran BSI Hasanah Card, bank membutuhkan tahapan dan
analisis yang matang untuk memberikan pembiayaan. Tahap terpenting dalam
menyalurkan pembiayaan yaitu analisis kelayakan nasabah guna meminimalisir
pembiayaan bermasalah, seperti kasus nasabah tidak mampu membayar angsuran
karena saat pengajuan calon nasabah tidak memberikan data yang sesuai agar
pengajuannya disetujui. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode deskriptif dan sampel penelitian yang digunakan adalah teknik purposive
sampling. Hasil penelitian berupa cara mengidentifikasi keaslian data calon
nasabah dengan melakukan pemeriksaan dokumen dan memverifikasi melalui
sumber lain seperti lembaga/instansi terakait serta verifikasi menggunakan
teknologi dan sistem digital. Strategi peningkatan analisis kelayakan yang
dilakukan dengan menerapkan analisis pembiayaan 5C (character, capacity,
capital, condition, dan collateral). Pihak Bank Syariah Indonesia menganalisis
berdasarkan prinsip 5C, jika calon nasabah yang tidak memenuhi salah satu prinsip
5C maka pihak Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Bekasi Ahmad
Yani akan menolak pengajuan tersebut dan calon nasabah tidak layak diberikan BSI
Hasanah Card.
Collections
- Economics [2702]
