• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Ketimpangan Pendapatan, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    20313332.pdf (1.702Mb)
    Date
    2024
    Author
    Putri, Imeilia Indah Syah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan, indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan upah minimum terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks dan multidimensional, sehingga memerlukan pendekatan analisis yang komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup 29 kabupaten dan 6 kota di Jawa Tengah selama periode tahun 2014-2023. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat kemiskinan, sementara variabel independen meliputi ketimpangan pendapatan, IPM, TPT, dan upah minimum. Metode yang akan digunakan yaitu regresi data panel, dan pengolahan datanya akan menggunakan software E-Views 10. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa IPM berpengaruh signifikan negatif terhadap ketimpangan kemiskinan di Jawa Tengah. Sehingga mengindikasikan bahwa peningkatan IPM cenderung mengurangi ketimpangan kemiskinan. Sementara itu, ketimpangan pendapatan tidak memiliki pengaruh secara signifikan pada ketimpangan kemiskinan. Pada tingkat pengangguran tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap ketimpangan kemiskinan. Terakhir, upah minimum juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ketimpangan kemiskinan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dan menyarankan perlunya kebijakan yang fokus pada pengurangan ketimpangan pendapatan, peningkatan kualitas pembangunan manusia, penurunan tingkat pengangguran, dan penetapan upah minimum yang layak. Implikasi kebijakan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalammerancang strategi yang lebih efektif untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51000
    Collections
    • Economics [2702]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV