Implementasi Lean Manufacturing dan Konsep Kaizen dalam meningatkan Produktivitas Pada Kelompok Produksi Sub Assy GP PT XYZ
Abstract
Industri manufaktur merupakan salah satu pilar ekonomi yang berpengaruh terhadap
pertumbuhan dan kemajuan suatu negara. Indonesia sendiri industri manufakturnya
berkontribusi 19,8 % pada sisi ekonomi lebih tinggi dari rata-rata dunia yaitu 16,5% pada
tahun 2020. PT Yamaha Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang
manufaktur piano juga perlu beradaptasi karena semakin kompetitifnya persaingan di
dunia industri manufaktur. Berdasarkan hasil work sampling diketahui produksi
kelompok sub assy GP memiliki produktivitas berdasarkan kerja utama di kelompok
tersebuat adalah 78%, dan ruang untuk improvement sekitar 22% untuk margin.
Permasalahan dan waste yang didapati pada sub assy GP adalah terjadinya penumpukan
leg sub assy sebanyak 63 part, nilai persentase line balance masih 87% dan waste
excessive transportation 25%, defect 21%, waiting 18%. Kegiatan yang dapat di-improve
adalah kegiatan non-produktif seperti transportasi dan mempersiapkan alat dan bahan.
Metode lean manufacturing merupakan metode yang cocok untuk perbaikan yang
berkelanjutan dalam mengurangi margin dan waste serta meningkatkan produktivitas.
Usulan perbaikan yang diajukan ada 9 berdasarkan kaizen diantaranya pembuatan
handling untuk rak leg piano, modifikasi jig hinge GN2, modifikasi jig hinge top board
dengan penggaris slide, modifikasi jig press pedal post, penambahan proses pemberian
lilin pada hinge shaft, perubahan ukuran foam sheet, modifikasi jig music rack,
pembuatan tombol ON/OFF vacum cleaner di workstation fixing top board, pembuatan
tombol ON/OFF vacum cleaner di workstation fixing top board. Hasil implementasi
kaizen meningkatan produktivitas 16% dari bulan Maret ke Desember, work sampling
meningkat sebanyak dari 78% ke 84% dan margin berkurang serta output rata-rata line
balance setelah kaizen menjadi 95%.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
