Show simple item record

dc.contributor.authorBudiyono, Defina Hita Artanti
dc.date.accessioned2024-07-29T02:45:57Z
dc.date.available2024-07-29T02:45:57Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50805
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orangtua dengan kesejahteraan psikologis pada individu di masa remaja akhir. Hipotesis dalam penelitian ini adalah akan ada korelasi positif antara kelekatan orangtua dengan kesejahteraan psikologis pada individu remaja akhir atau berusia 17 – 22 tahun. Responden dalam penelitian ini adalah individu yang berada dalam masa remaja akhir atau berusia 17 – 22 tahun sebanyak 305 responden baik laki-laki maupun perempuan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) dan Stirling Children Well-Being (SCWBs). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Spearman Rho’s yang menunjukkan adanya hubungan positif antara kelekatan orangtua dengan kesejahteraan psikologis pada remaja akhir. Semakin tinggi skor kelekatan orangtua maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis, begitu pula sebaliknya. Pada sosok ibu, semakin tinggi skor kelekatan ibu maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis, begitu pula sebaliknya. Sama dengan halnya pada sosok ayah, semakin tinggi skor kelekatan ayah maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis, begitu pula sebaliknya, sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Hasil penelitian ini juga menunjukkan koefisien determinasi sebesar 14% pada kelekatan ibu dan 11,9% pada kelekatan ayah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKelekatan Orangtuaen_US
dc.subjectRemaja Akhiren_US
dc.subjectKesejahteraan Psikologisen_US
dc.titleKelekatan Orangtua dan Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja Akhiren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320063


Files in this item

Thumbnail
This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record