Kelekatan Orangtua dan Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja Akhir
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orangtua
dengan kesejahteraan psikologis pada individu di masa remaja akhir. Hipotesis
dalam penelitian ini adalah akan ada korelasi positif antara kelekatan orangtua
dengan kesejahteraan psikologis pada individu remaja akhir atau berusia 17 – 22
tahun. Responden dalam penelitian ini adalah individu yang berada dalam masa
remaja akhir atau berusia 17 – 22 tahun sebanyak 305 responden baik laki-laki
maupun perempuan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Inventory of
Parent and Peer Attachment (IPPA) dan Stirling Children Well-Being (SCWBs).
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi
Spearman Rho’s yang menunjukkan adanya hubungan positif antara kelekatan
orangtua dengan kesejahteraan psikologis pada remaja akhir. Semakin tinggi skor
kelekatan orangtua maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis, begitu pula
sebaliknya. Pada sosok ibu, semakin tinggi skor kelekatan ibu maka semakin tinggi
kesejahteraan psikologis, begitu pula sebaliknya. Sama dengan halnya pada sosok
ayah, semakin tinggi skor kelekatan ayah maka semakin tinggi kesejahteraan
psikologis, begitu pula sebaliknya, sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Hasil
penelitian ini juga menunjukkan koefisien determinasi sebesar 14% pada kelekatan
ibu dan 11,9% pada kelekatan ayah.
Collections
- Psychology [2579]
