Advokasi ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi) dalam Penolakan Reklamasi Teluk Benoa pada tahun 2014-2020.
Abstract
Pulau Bali dikenal dengan pulau pariwisata yang difasilitasi lengkap untuk para wisatawan
baik itu nasional dan juga internasional. Bali juga dikenal akan kuatnya masyarakat untuk
tetap berpegang teguh pada agama, adat istiadat, budaya, dan juga Tri Hita Karana.
Kemudian pemerintah berusaha untuk membuka lahan pariwisata baru dengan membentuk
sebuah peraturan perubahan alih fungsi lahan dari kawasan konservasi dan dilindungi di
wilayah Teluk Benoa. Dari hal tersebut ForBali menunjukkan eksistensinya untuk menolak
mega proyek yang hak pembangunannya diberikan kepada PT. Tirta Wahana Bali
Internasional karena dinilai bertentangan dengan konsep Tri Hita Karana. ForBali mengajak
seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama dengan berbagai upaya dan strategi rencana
dalam menolak reklamasi di Teluk Benoa. Dengan menggunakan pendeketan teori Social
Movement milik Donatella Della Porta dan Mario Diani serta menggunakan metode penelitian
kualitatif seluruh proses dan upaya ForBali untuk menolak reklamasi di Teluk Benoa tersaji di
dalam penelitian ini. Sejauh ini ForBali berhasil memberikan tekanan-tekanan berupa kritik,
desakan, dan juga kampanye untuk menolak dengan tegas proyek Teluk Benoa.
Collections
- International Relations [927]
