Show simple item record

dc.contributor.authorAriyanti, Fadhila Amalia Islami
dc.date.accessioned2024-07-15T02:43:56Z
dc.date.available2024-07-15T02:43:56Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50731
dc.description.abstractLatar Belakang: Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan salah satu masalah kesehatan dunia yang menyebabkan penyakit ginjal stadium akhir/end stage renal disease (ESRD). Gangguan pada ginjal yang berlanjut menyebabkan sel peritubular memproduksi eritropoietin (EPO) yang lebih sedikit sehingga sumsum tulang belakang juga menghasilkan eritrosit lebih sedikit. Pada penderita anemia renal usia eritrositnya juga cenderung lebih singkat dari biasanya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi hemoglobin yang rendah dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal yang buruk. Namun, kadar Hb yang terlalu tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko faktor risiko kardiorenal pada PGK. Kematian pasien PGK pada tahun pertama dapat disebabkan oleh beberapa komorbiditas, seperti hipertensi, diabetes, sepsis, usia, dan anemia. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin (Hb) sebelum hemodialisis dengan kematian pada pasien penyakit ginjal kronis di RS PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan pada 200 subjek penelitian pasien PGK yang menjalani hemodialisis pada periode Januari sampai Desember 2023. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional menggunakan data sekunder berupa rekam medis. Dilakukan uji normalitas terlebih dahulu kemudian hubungan keduanya diuji menggunakan uji Independent T-Test. Hasil: Rerata kadar Hb sebelum hemodialisis pada pasien PGK di RS PKU Muhammadiyah Bantul sebesar 7.6401 gr/dl. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar Hb sebelum hemodialisis dengan kematian (p=0.713). Pasien yang meninggal sebanyak 45 orang (22.5%), sedangkan pasien yang tidak meninggal sebanyak 155 orang (77.5%). Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar Hb sebelum hemodialisis dengan kematian (p=0.713). Rata-rata kadar Hb pasien yang meninggal dan yang tidak meninggal masuk dalam kategori anemia berat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHemoglobinen_US
dc.subjectKematianen_US
dc.subjectHemodialisisen_US
dc.subjectPGKen_US
dc.titleHubungan Antara Kadar Hemoglobin Sebelum Hemodialisis dengan Kematian Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RS PKU Muhammadiyah Bantul Tahun 2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711096


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record