Hubungan Antara Kadar Hemoglobin Sebelum Hemodialisis dengan Kematian Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RS PKU Muhammadiyah Bantul Tahun 2023
Abstract
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan salah satu masalah
kesehatan dunia yang menyebabkan penyakit ginjal stadium akhir/end stage renal
disease (ESRD). Gangguan pada ginjal yang berlanjut menyebabkan sel
peritubular memproduksi eritropoietin (EPO) yang lebih sedikit sehingga sumsum
tulang belakang juga menghasilkan eritrosit lebih sedikit. Pada penderita anemia
renal usia eritrositnya juga cenderung lebih singkat dari biasanya. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi hemoglobin yang rendah dapat
dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal yang buruk. Namun, kadar Hb
yang terlalu tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko faktor risiko
kardiorenal pada PGK. Kematian pasien PGK pada tahun pertama dapat
disebabkan oleh beberapa komorbiditas, seperti hipertensi, diabetes, sepsis, usia,
dan anemia.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin (Hb)
sebelum hemodialisis dengan kematian pada pasien penyakit ginjal kronis di RS
PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2023.
Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan pada 200 subjek penelitian pasien
PGK yang menjalani hemodialisis pada periode Januari sampai Desember 2023.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional menggunakan data sekunder
berupa rekam medis. Dilakukan uji normalitas terlebih dahulu kemudian hubungan
keduanya diuji menggunakan uji Independent T-Test.
Hasil: Rerata kadar Hb sebelum hemodialisis pada pasien PGK di RS PKU
Muhammadiyah Bantul sebesar 7.6401 gr/dl. Tidak terdapat hubungan yang
bermakna antara kadar Hb sebelum hemodialisis dengan kematian (p=0.713).
Pasien yang meninggal sebanyak 45 orang (22.5%), sedangkan pasien yang tidak
meninggal sebanyak 155 orang (77.5%).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar Hb sebelum
hemodialisis dengan kematian (p=0.713). Rata-rata kadar Hb pasien yang
meninggal dan yang tidak meninggal masuk dalam kategori anemia berat.
Collections
- Medical Education [2954]
