• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Struktur Zig-zag Honeycomb Ribs Terhadap Kekuatan Bending Spesimen Komposit Polylactic Acid (PLA) - Carbon Fiber

    Thumbnail
    View/Open
    19525040.pdf (2.778Mb)
    Date
    2024
    Author
    Anwar, Asriadi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hadirnya 3D print dalam dunia manufaktur membawa perubahan besar pada dunia. Teknologi yang juga dikenal dengan sebutan Additive Layer Manufacturing ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980-an. Terobosan ini sangat populer diseluruh belahan dunia terutama dikalangan akademisi dan industri. Pembuatan spesimen komposit dengan material filament PLA menggunakan mesin 3D printing untuk membuat core dan menyatukan core dengan serat karbon menggunakan metode hand lay up dan vacuum bagging untuk menyatukan kedua material tersebut. Tiga jenis susunan struktur yang berbeda yaitu, spesimen kode A dengan struktur lantai dasar 2 mm sebagai core dan honeycomb 8 mm sebagai ribs (2.8), dibandingkan dengan susunan struktur honeycomb zig-zag dengan lantai dasar 2 mm sebagai core dan tumpukan honeycomb zig-zag masing-masing 4 mm sebagai ribs (2.4.4) diberi kode B, lantai dasar 1mm sebagai core dan honeycom 4 mm sebagai ribs kemudian lapisan lantai 1mm dan honeycom 4 mm zig-zag sebagai ribs (1.4.1.4) diberi kode C. selanjutnya dilakukan pengujian bending untuk mendapatkan data dari spesimen uji. Kemudian didapatkan hasil yaitu nilai tegangan bending tertinggi terdapat pada spesimen dengan kode C sebesar 18,30 Mpa, nilai kekakuan bending tertinggi terdapat padan spesimen kode C dengan nilai rata-rata kekakuan bending 9.560.185 N.mm2, dan nilai kekakuan bending spesifik tertinggi terdapat pada spesimen kode C yaitu sebesar 153.377 N.mm2/gr lebih tinggi dibandingkan dengan spesimen A sebesar 93.610 N.mm2/gram dan spesmien C sebesar 81.437 N.mm2/gr.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/50724
    Collections
    • Mechanical Engineering [744]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV