• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Profil Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis Berdasarkan Erythropoietin Resistance Index di RS PKU Muhammadiyah Bantul Tahun 2023

    Thumbnail
    View/Open
    20711133.pdf (2.174Mb)
    Date
    2024
    Author
    Fadhilah, Muthia Nursetyaning
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Penyakit ginjal kronis (PGK) adalah kondisi penurunan fungsi ginjal yang diindikasikan oleh penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) < 60 mL/min/1.73 m2 selama minimal 3 bulan. Insidensi PGK terus meningkat, seperti yang ditunjukkan oleh data Annual Report of Indonesian Renal Registry pada tahun 2018, yang mencatat 132.142 pasien PGK yang menjalani hemodialisis, meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Anemia, sebagai komplikasi umum pada PGK, berkaitan dengan penurunan kualitas hidup dan peningkatan morbiditas serta mortalitas pasien. Erythropoietin stimulating agent (ESA) digunakan untuk mengatasi anemia pada pasien PGK, namun terkadang ditemukan resistensi terhadap ESA yang dapat dinilai dengan Eritropoietin Resistance Index (ERI). Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), status anemia, angka leukosit, angka trombosit, platelet to lymphocyte ratio, kadar ureum dan kreatinin dapat memengaruhi terjadinya resistensi eritropoietin. Tujuan Penelitian: mengetahui profil pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis berdasarkan Erythropoietin Resistance Index (ERI) berdasarkan deskripsi usia, jenis kelamin, indeks masa tubuh (IMT), status anemia, angka trombosit, angka leukosit, platelet to lymphocyte retio (PLR), kadar ureum dan kreatinin. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif. Teknik mendapatkan sampel dengan consecutive sampling yaitu mencari pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sampai dipenuhi jumlah sampel yang diperlukan yaitu 97. Data diambil melalui rekam medis dan hasil laboratorium. Hasil dan Kesimpulan: Berdasarkan tiga tertil ERI, mayoritas pasien dengan ERI tinggi memiliki dominasi jenis kelamin perempuan (90.9%), indeks massa tubuh yang lebih rendah (<18.5: 50.0%), kejadian anemia (100%), kecenderungan leukosit dan trombosit rendah, dan peningkatan rata-rata Platelet to Lymphocyte Ratio.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/50690
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV