Penerapan Kebijakan Masyarakat Asli di Australia dan Selandia Baru Masa Pemerintahan Scott Morrison & Jacinda Ardern
Abstract
Permasalahan kesenjangan antara masyarakat asli dan non-pribumi masih kerap
terjadi di banyak negara, termasuk Australia dan Selandia Baru. Hal ini
disebabkan oleh kecenderungan pemerintah yang kurang maksimal dalam
penerapan kebijakan masyarakat asli. Pada 2019, Perdana Menteri Scott Morrison
mengatakan bahwa Australia telah gagal mensejahterakan penduduk suku
Aborigin dan Kepulauan Selat Torres. Di sisi lain, Jacinda Ardern di Selandia
Baru juga dikritik oleh suku Maori karena dianggap gagal meningkatkan taraf
hidup masyarakat asli. Maka dari itu, teori Welfare Capitalism menjadi acuan
penelitian ini untuk melihat seberapa baik penerapan kebijakan masyarakat asli di
kedua negara tersebut. Analisis akan ditinjau dari berbagai aspek, mulai dari
aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial hingga politik. Lebih lanjut, hasil
dari penelitian ini menunjukkan jika tingkat keberhasilan penerapan kebijakan
masyarakat asli di Selandia Baru pada masa pemerintahan Jacinda Ardern lebih
unggul dibanding penerapan kebijakan serupa di Australia pada masa
pemerintahan Scott Morrison.
Collections
- International Relations [927]
