• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Pasar Tradisional Hijau Sepinggan

    Thumbnail
    View/Open
    19512188.pdf (28.09Mb)
    19512188 (2).pdf (23.16Mb)
    19512188 (3).pdf (66.83Mb)
    Date
    2024
    Author
    Kusuma, Bima Bahitsu’ali Afnan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pasar Sepinggan, sebagai salah satu pasar di Kota Balikpapan yang memiliki keberagaman budaya masyarakatnya karena mayoritasnya merupakan perantauan. Kebudayaan yang beragam ini menjadi tantangan besar dalam menciptakan suatu identitas Kota Balikpapan yang berada di Pulau Kalimantan namun dengan penduduknya yang justru heterogen. Pada awalnya, pasar ini hanya untuk mewadahi pasar pagi bagi sebagian kecil masyarakat bagian Balikpapan Selatan. Namun, seiring waktu semakin padatnya Kota Balikpapan dan masih minimnya pasar yang sesuai standarisasi menyebabkan degradasi kelayakan fungsionalnya. Keadaan ini memberikan perhatian besar ditengah pentingnya roda perekonomian harus didukung prasarana yang mumpuni, hal ini berkaitan dengan pembaharuan fisik bangunan akibat degradasi kelayakan, jumlah pedagang yang meluber hingga jalan raya dan perkampungan, akses yang sudah tidak dapat diketahui, sirkulasi yang tidak dapat digunakan, tata ruang dagang yang tidak memiliki pengaturan, dan bentuk bangunan yang perlu memiliki peningkatan dalam ekspresi arsitektur. Adapun aspek yang menjadi pertimbangan lainnya adalah menggiatkan pengelolaan sampah organik menjadi kompos yang sudah ada. Dalam hal ini, terdapat pengelola pasar dan paguyuban pedagang pasar yang dapat memberikan kontribusi dengan adanya inovasi pengolahan kompos hingga pertanian pada pasar yang menjadi sebuah nilai baru masyarakat setempat atau bahkan menjadi contoh bagi Kota Balikapapan. Hasil pertanian dapat dijual dan dimanfaatkan lebih lanjut menjadi produk kuliner. Namun, Batasan pada perancangan yaitu pertanian yang menjadi promosi ekosistem sosial dan ekologi bagi kota. Maka, Perancangan Pasar Tradisional Hijau Sepinggan menerapkan pendekatan Arsitektur Perilaku. Arsitektur Perilaku menekankan pada Behavior Setting berkaitan dengan kebutuhan ruang pengguna, Spatial Cognition berkaitan dengan kenyamanan gerak dan peningkatan alur aktifitas pengguna serta Environtment Perception berkaitan dengan ekspresi bangunan yang dikenal tentang nilai baru identitas Pasar Sepinggan Balikpapan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/50637
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV