Show simple item record

dc.contributor.authorAnanda, Dwi
dc.date.accessioned2024-07-01T03:48:46Z
dc.date.available2024-07-01T03:48:46Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/50627
dc.description.abstractProses koagulasi menggunakan koagulan alami merupakan metode pengolahan air permukaan seperti air gambut yang ramah lingkungan. Pada penelitian ini biji kelor (Moringa oleifera) diekstraksi menggunakan larutan NaCI I M dan air suling untuk pengolahan air gambut sintetik. Pengolahan air gambut dengan dosis 5 ml ekstrak biji kelor dilakukan dengan waktu pengadukan lambat selama 20, 25, dan 30 menit dan pengadukan cepat selama 5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan ekstrak koagulan NaCl 1 M menurunkan TDS dan kekeruhan serta meningkatkan transmitansi cahaya masing-masing sebesar 78%, 98,67% dan 92,33%. Sedangkan pengolahan air gambut dengan ekstrak koagulan dengan air suling menurunkan TDS sebanyak 80,33%, kekeruhan sebanyak 93%, dan meningkatkan transmitansi cahaya sebanyak 91%. Kesimpulan singkat menunjukkan bahwa ekstraksi biji kelor dengan NaCl I M mampu menurunkan kekeruhan dan TDS, serta meningkatkan pH air gambut dan transmisi cahaya yang lebih baik dibandingkan ekstraksi koagulan dengan air deionisasi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKoagulanen_US
dc.subjectEkstraksi Nacien_US
dc.subjectMoringaen_US
dc.subjectOleiferaen_US
dc.subjectAir Gambuten_US
dc.titlePengolahan Air Gambut Dengan Metode Biokoagulasi Menggunakan Ekstraksi Biji Kelor (Moringa Oleifera)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19612140


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record