Penerapan Metode Quality Control Circle (QCC) Untuk Peningkatan Kualitas Frame Grand Piano Pada Section Painting Frame Grand Piano dan Section Stringing (Studi Kasus: PT. Yamaha Indonesia)
Abstract
PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan
perakitan piano, memproduksi dua jenis piano yaitu Grand piano (GP) dan Upright Piano
(UP). Perusahaan memasarkan produknya di dalam dan luar negeri. PT. Yamaha
Indonesia merencanakan berbagai kegiatan setiap tahunnya, termasuk inisiatif
peningkatan kualitas. Kualitas menjadi fokus utama PT. Yamaha Indonesia, yang
bertujuan untuk memberikan kualitas dan nilai terbaik kepada konsumen. Namun dalam
proses produksinya terdapat beberapa tantangan yang menyebabkan produk mengalami
Defect terutama pada frame grand piano. Diketahui, sejak April 2023 hingga November
2023, terdapat tren temuan yang akan menjadi fokus upaya peningkatan kualitas. Pada
November 2023 terjadi puncak tren cacat dengan total 64 unit dari 502 unit yang
diproduksi atau persentasenya sebesar 12,75%. PT. Yamaha Indonesia menetapkan target
penurunan cacat sebesar 30%. Oleh karena itu, pengendalian kualitas sangat diperlukan
untuk mengurangi banyaknya produk yang mengalami Defect terutama pada frame grand
piano. Penelitian ini menggunakan metode Quality Control Circle (QCC) sebagai
langkah implementasi atas permasalahan yang teridentifikasi dengan menggunakan
Seven Tools untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini. Analisis prioritas
menunjukkan bahwa Defect frame dekok dan frame cacat perlu diatasi. Setelah dilakukan
perbaikan, terjadi penurunan sebesar 77,55% pada bulan November 2023 hingga Februari
2024, dengan total Defect 10 unit piano pada bulan Februari 2024 dari total 414 unit piano
atau dengan persentase 2,42%. Perubahan ini mencerminkan komitmen PT. Yamaha
Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas produknya guna meningkatkan kepercayaan
pelanggan dan tetap kompetitif di industri piano.
Collections
- Industrial Engineering [2893]
