Show simple item record

dc.contributor.authorMaulana, Alfian Akbar
dc.date.accessioned2024-06-25T02:24:12Z
dc.date.available2024-06-25T02:24:12Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50281
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Barat. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah penyerapan tenaga kerja, sedangkan variabel bebasnya mencakup Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angkatan Kerja, Upah Minimum, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode data panel, menggabungkan data time series dari tahun 2017 hingga 2021 dengan data cross section dari 27 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Fixed Effect (FEM) merupakan model yang paling sesuai. Secara keseluruhan, variabel penyerapan tenaga kerja dapat dijelaskan sebesar 99% oleh variabel IPM, Angkatan Kerja, Upah Minimum, dan PDRB, sementara sisanya 1% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. IPM, Angkatan Kerja, Upah Minimum, dan PDRB memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah terus meningkatkan faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenyerapan Tenaga Kerjaen_US
dc.subjectIPMen_US
dc.subjectAngkatan Kerjaen_US
dc.subjectUpah Minimumen_US
dc.titleAnalisis Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2021en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19313263


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record