Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Jumlah Penderita Tuberkulosis menggunakan Metode Generalized Poisson Regression dan Geographically Weighted Poisson Regression (Studi Kasus : Kasus Tuberkulosis di Kabupaten Brebes Tahun 2022)
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis kuman yang
disebut dengan Mycobacterium tuberculosis, di mana kuman ini paling sering
menyerang paru-paru. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua sebagai negara
penyumbang kasus Tuberkulosis di dunia setelah India. Peningkatan kasus TB juga
terjadi di berbagai daerah di Indonesia salah satunya di Kabupaten Brebes. Pada
penelitian ini, peneliti menggunakan metode Generalized Poisson Regression dan
Geographically Weighted Poisson Regression untuk mengetahui faktor apa saja
yang secara siginifikan mempengaruhi peningkatan kasus di Kabupaten Brebes.
Pada penelitian Metode Generalized Poisson Regression digunakan dengan
mempertimbangkan kondisi overdispersi pada variabel respon sedangkan metode
Geographically Weighted Poisson Regression digunakan untuk mengidentifikasi
apakah terdapat faktor lokasi yang dapat menyebabkan peningkatan kasus
Tuberkulosis di Kabupaten Brebes. Hasil pemodelan dengan menggunakan GPR
didapatkan bahwa persentase rumah tangga ber-PHBS, cacah tenaga kesehatan,
persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak dan kepadatan
penduduk berpengaruh secara signifikan tehadap cacah penderita Tuberkulosis di
Kabupaten Brebes pada tahun 2022. Pada metode GWPR terdapat empat jenis
pembobotan spasial yang digunakan yaitu Fixed Gaussian, Fixed Bisquare,
Adaptive Gaussian, dan Adaptive Bisquare. Dari keempat pembobotan tersebut
akan terbentuk kelompok kecamatan berdasarkan variabel yang signifikan.
Diperoleh 5 kelompok kecamatan pada pembobot Fixed Gaussian, 6 kelompok
kecamatan pada pembobot Fixed Bisquare, 2 kelompok kecamatan pada pembobot
Adaptive Gaussian, dan 6 kelompok kecamatan pada pembobot Adaptive Bisquare.
Berdasarkan nilai AIC dari masing-masing metode yang digunakan, diketahui
bahwa metode GPWR dengan pembobot Adaptive Bisquare merupakan metode
terbaik dengan AIC sebesar 182,114.
Collections
- Statistics [1327]
