Analisis Minat Generasi Z Terhadap Penggunaan Mobile Banking di Pulau Jawa
Abstract
Tahun 2018-2023 terjadi peningkatan transaksi Digital Banking, meliputi
transaksi Mobile Banking, Internet Banking, dan Phone Banking. Dengan presentase
generasi Z sebesar 91% Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis minat
generasi Z dengan pendekatan model Unifield Theory of Acceptance and Use of Technology 2
(UTAUT2). Menggunakan metode penilitian kuantitatif dengan metode survey kuesioner yang
disebarkan melalui sosial media dengan rentang waktu 16 hari (30 Oktober 2023 – 15
November 2023). Analisi pengolahan data menggunanakan SmartPLS 4.0.9.6.
Responden penelitian ini adalah masyarakat kalangan generasi Z di Pulau Jawa yang
sudah menggunakan Mobile Banking minimal 1 tahun. Variabel yang digunakan yaitu Harapan
Kinerja (PE), Harapan Usaha (EE), Pengaruh Sosial (SI), Kondisi yang Memfasilitasi (FC), Motivasi
Hedonis (HM) dan Niat perilaku Mobile Banking (MBBI). Hasil penelitian menunjukkan
Harapan Kinerja (PE), Pengaruh Sosial (SI), dan Motivasi Hedonis (HM) berpengaruh positif
signifikan terhadap niat perilaku mobile banking (MBBI). Sedangkan Harapan Usaha (EE),
dan Kondisi yang Memfasilitasi tidak berpengaruh signifikan terhadap niat perilaku mobile banking
(MBBI). Dikarenakan penggunaan mobile banking tidak efisienbagi pengguna karena terdapat
beberapa masalah pada sistem seperti pembaruanrutin, kurangnya fungsi login, masalah
penyelesaian transaksi, dan Pengguna tidak ingin bertransaksi melalui mobile banking dalam
keadaan tertentu karena infrastruktur yang buruk, keandalan, keamanan, kemudia privasi yang
rendah.
Collections
- Economics [2702]
