Show simple item record

dc.contributor.authorIlhamsyah, Nafi
dc.date.accessioned2024-06-19T02:03:06Z
dc.date.available2024-06-19T02:03:06Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50033
dc.description.abstractLatar Belakang: Mata pencaharian sebagai petani tidak jauh dari penggunaan pestisida di bidang pertanian. Pestisida berfungsi membunuh hama pengganggu sehingga hasil panen menjadi lebih baik. Jenis pestisida yang sering digunakkan di Indonesia adalah Isektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, dan akarisida. Mancozeb adalah salah satu contoh fungisida yang efektif dalam mengendalikan hama yang disebabkan oleh jamur. Mancozeb dapat diatur kandungan campurannya salah satunya ukuran Mancozeb 80% yang memiliki 80 % kandungan setiap isi/campuran pestisida. Penggunaan pestisida harus dilakukan dengan bijaksana untuk menghindari efek negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. perilaku petani dalam penggunaan pestisida, seperti pengetahuan, sikap, dan tindakan, memiliki hubungan dengan tingkat paparan pestisida yang diterima. Aspek-aspek yang dapat diperhatikan mulai dari pemilihan jenis pestisida, Dosis, frekuensi mencampur dan menyemprot pestisida, lama penggunaan pestisida setiap minggunya dan waktu harian , dan penggunaan alat pelindung diri. penelitian ini diperlukan untuk memahami hubungan antara pola perilaku penggunaan pestisida dan paparan pestisida tipe fungisida Mancozeb 80% pada petani di kecamatan Pakis. Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan antara Pola Perilaku Penggunaan Pestisida dengan Paparan Pestisida tipe Fungisida Mancozeb 80% pada Petani. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan riset studi potong lintang (cross sectional). Mekanisme alur riset berupa pengumpulan data, pengisian kuesioner demografi, analisis data dan penginputan data di SPSS Hasil: Berdasarkan 101 responden yang diolah didapatkan analisis bivariat menggunakan Chi square pada 18 variabel bebas(jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan utama, merokok, lama berkerja, durasi, lama penggunaan, pencampuran, penyemprotan, frekuensi ke sawah, frekuensi apd, jenis, apd) terhadap variable terikat Mancozeb 80 % didapatkan hasil p>0,05 yang berarti tidak signifikan. analisis multivariat. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil atau nilai sig. 0,000 > 0,05. Tidak ditemukan hubungan signifikan perilaku penggunaan pestisida terhadap pemakaian mancozeb 80%. Simpulan: Jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan utama, merokok, dan penggunaan pestisida yaitu lama berkerja, durasi, lama penggunaan, pencampuran, penyemprotan, frekuensi ke sawah, frekuensi apd, dan jenis apd tidak menunjukkan hubungan terhadap penggunaan pestisida mancozeb 80%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMancozeb 80%en_US
dc.subjectPerilaku Penggunaan Pestisidaen_US
dc.subjectPetanien_US
dc.titleAnalisis Hubungan Antara Pola Perilaku Penggunaan Pestisida dengan Paparan Pestisida Mancozeb 80% Pada Petani di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711069


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record