Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Pada Tahun 2015 – 2022
Abstract
Pembangunan ekonomi saat ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat di suatu daerah, dan tingkat kesejahteraan dapat diukur dari
tingkat kemiskinan yang ada. Pembangunan ekonomi diharapkan mampu mendorong
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), mengurangi tingkat kemiskinan dan
menurunkan jumlah penduduk miskin. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada
tahun 2022, jumlah penduduk miskin Provinsi Jawa Barat menempati urutan kedua
dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia dengan jumlah penduduk
miskin mencapai 4.071 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis dan
menjelaskan faktor – faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk miskin di Provinsi
Jawa Barat pada tahun 2015 – 2023. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder
yang diperoleh dari berbagai sumber dengan metode analisis regresi data panel pada
program Eviews 12. Model estimasi terbaik pada penelitian menggunakan Fixed Effect
Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel Produk Domestik Regional
Bruto (PDRB) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Jumlah Penduduk Miskin
(JPM) di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2015-2022, variabel Jumlah penduduk
berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap Jumlah Penduduk Miskin (JPM) di
Provinsi Jawa Barat pada tahun 2015 – 2022, variabel Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap Jumlah Penduduk Miskin
(JPM) di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2015 – 2022, variabel Upah Minimum
Kabupaten/Kota berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap Jumlah
Penduduk Miskin (JPM) di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2015 – 2022.
Collections
- Economics [2702]
