• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hak dan Kewajiban Nafkah Biologis Bagi Suami Terpidana Kurungan dalam Perspektif Hukum Islam

    Thumbnail
    View/Open
    17421103.pdf (1.131Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ibrahim, Arhadun J
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pernikahan atau perkawinan dalam Islam merupakan suatu bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT dalam rangka menyalurkan hasrat seksual antara laki-laki dan perempuan sehingga menimbulkan keterikatan yang bersifat suci dan sakral. Perkawinan merupakan ikatan lahir batinya antara laki-laki dengan perempuan sebagai pasangan suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia. Ikatan suci diiringi dengan tanggung jawab serta hak yang mesti di implemetasikan oleh suami istri. Kewajiban seorang suami dalam pernikahan adalah memberi nafkah kepada istri dan anaknya, sementara seorang istri memiliki kewajiban untuk taat kepada suami, serta membina dan mendidik anak-anaknya. Proses dalam memenuhi kebutuhan keluarga bukanlah tugas yang mudah, sehingga dalam beberapa kasus terdapat tindakan melanggar hukum dilakukan oleh suami dan membuatnya masuk Lembaga Permasyarakatan. Adapun tujuan penilitian untuk mengetahui bagaimana hak dan kewajiban nafkah biologis bagi suami terpidana yang tidak memberikan nafkah dalam perspektif hukum Islam serta bagaiman pemenuhan hak biologis dalam perspektif hukum hukum Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu jenis penelitian dengan cara meneliti literatur-literatur baik yang berupa jurnal, buku- buku maupun kitab-kitab serta lainnya yang berhubungan dengan masalah yang sedang dikaji. Mengunakan pendakatan Normatif dengan mengkorelasi untuk mencari kecenderungan atau hubungan pada pembahasan ini. Hasil dari penelitian pertama, wajib hukumnya bagi suami terpidana memberikan nafkah biologis (hubungan seksual) kepada istrinya sebagiamana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Ar-rum ayat 21 dan kompilasi hukum islam kecuali istri meridahinya. kedua, suami terpidana tidak mampu memberikan nafkah biologis karena belum adanya pengaturan secara terperinci mengeni pemenuhan hak seksual bagi narapidana (suami terpidana) dilembaga pemasyarakatan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49934
    Collections
    • Islamic Law [923]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV