• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Antara Kualitas Lingkungan Belajar dan Psychological Well- Being Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    20711075.pdf (1.726Mb)
    Date
    2024
    Author
    Akhyar, Nabila Chairani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang : Psychological well-being merupakan sikap positif dalam mengelola perilaku, membuat keputusan, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Psychological well-being merupakan elemen penting dalam adaptasi individu, khususnya dokter muda, terhadap berbagai situasi, agar dapat mencapai prestasi belajar yang optimal. Berbagai faktor dapat mempengaruhi psychological well-being, diantaranya adalah kondisi kesehatan, faktor sosial demografis, karakteristik kepribadian, interpretasi individu terhadap pengalaman mereka, dan kualitas lingkungan belajar. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara kualitas lingkungan belajar dan psychological well-being dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional dan metode pengumpulan data secara cross sectional. Jumlah total responden dalam penelitian ini adalah 177 dokter muda yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk dalam kriteria eksklusi. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner Postgraduate Hospital Educational Environment Measurement (PHEEM) dan Ryff’s Psychological Well-Being Scale yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Analisis data univariat dilakukan untuk mendapatkan deskripsi karakteristik, kualitas lingkungan belajar, dan tingkat psychological well-being. Untuk mengetahui hubungan antara variabel, dilakukan analisis bivariat menggunakan uji korelasi rho (Spearman). Hasil : Dari 177 responden, 66,1% memiliki persepsi bahwa lingkungan belajar di Rumah sakit cenderung baik namun perlu perbaikan dan 83,6% memiliki psychological well-being yang tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas lingkungan belajar dan psychological well-being (p<0,01). Kesimpulan : Terdapat hubungan positif antara kualitas lingkungan belajar dan psychological well-being dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49791
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV