• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Anak Bawah Dua Tahun (Baduta) di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaglik Ii Kabupaten Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    20711131.pdf (2.231Mb)
    Date
    2024
    Author
    Fadhlia, Syafa Nourma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi utama yang belum tertangani secara menyeluruh, sedangkan intervensi optimal perlu dilakukan saat masa golden age. Prevalensi stunting di DIY menunjukkan 16,4%. Terdapat faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting baik faktor eksternal maupun internal. Berdasarkan latar belakang di atas, perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak baduta di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik II. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara Pemberian ASI Eksklusif, Riwayat BBLR, Riwayat Penyakit Infeksi, serta Status Pekerjaan Ibu terhadap kejadian Stunting pada Baduta. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitiatif dengan desain penelitian case control, menggunakan kuesioner dan data sekunder dari Puskesmas Ngaglik II dengan besar sampel anak usia 0-23 bulan sejumlah 28 anak kelompok kasus dan 28 anak kelompok kontrol. Variabel bebas dari penelitian ini yaitu ASI Eksklusif, Riwayat BBLR, Riwayat Penyakit Infeksi, dan Status Pekerjaan Ibu. Variabel terikatnya adalah Kejadian Stunting Baduta. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat yaitu dengan table distribusi frekuensi, analisis bivariat yaitu dengan menggunakan uji Chi-square dengan Risk Estimate. Hasil: Analisis bivariat memperoleh ASI Eksklusif (p value=0,000; OR =7,741; 95% CI=2,328-25,742) dan Riwayat Penyakit Infeksi (p value=0,003; OR=2,077; 95% CI=0,177-24,313) berhubungan dengan Kejadian Stunting. Sedangkan Riwayat BBLR (p value = 0,553; OR=5,400; 95%CI= 1,705-17,104) dan Status Pekerjaan Ibu (p value=0,567; OR=1,389; 95%CI= 0,450-4,286) tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ASI Eksklusif dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap kejadian Stunting Baduta. Riwayat BBLR dan Status Pekerjaan Ibu tidak berhubungan dengan kejadian stunting, tetapi faktor risiko terjadinya stunting.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49784
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV