Perbandingan Tingkat Kepuasan pada Post Sectio Caesarea Konvensional dan Metode Eracs (Studi Kualitatif)
Abstract
Latar belakang: Tahun 2021 WHO menyatakan kelahiran sesar meningkat,
sebanyak 1 dari 5 kelahiran. Diprediksi pada tahun 2030 presesntasi kelahiran
sesar sebanyak 29% dari total kelahiran. Metode ERACS terbukti memberikan
kepuasan yang lebih baik.
Tujuan: Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui perbandingan tingkat
kepuasan pasien Berdasarkan efek samping mual muntah, mobilisasi dini dan
durasi rawat inap post SC ERACS dan Non-ERACS.
Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan
pendekatan Fenomenologi, serta pengambilan data dengan indepth interview
Hasil: Pasien ERACS mampu melakukan mobilisasi dini lebih awal dalam 24 jam
pertama. Efek samping mual muntah lebih minimal pada pasien ERACS
dibandingkan pasien Non-ERACS. Durasi Ranap pasien ERACS lebih singkat.
Ada perbedaan tingkat kepuasan pasien ERACS dan Non-ERACS, pasien dengan
ERACS cukup puas dengan tindakan yang dilakukan, karena Efek samping mual
dan muntah lebih minimal, Mobilisasi Dini yang lebih cepat, serta Durasi Rawat
Inap yang lebih singkat.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara durasi rawat inap, efek samping mual
dan muntah, serta kemampuan mobilisasi dini pasien. Pasien yang menjalani
bedah ERACS lebih sedikit mengalami efek samping mual dan muntah,
Kemampuan Mobilisasi dini lebih awal dan durasi rawat inap yang lebih singkat.
Collections
- Medical Education [2954]
