Show simple item record

dc.contributor.authorNulhakim, Muhammad Fadhill Satria
dc.date.accessioned2024-05-31T07:39:09Z
dc.date.available2024-05-31T07:39:09Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49776
dc.description.abstractSudah dilakukan penelitian mengenai pembuatan formulasi aromatic diffuser minyak atsiri kayu putih (Melaleuca leucadendra), serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan serai dapur (Cymbopogon citratus) yang diaplikasikan sebagai anti nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti). Minyak atsiri diperoleh dengan menggunakan metode destilasi uap – air dalam pengunaannya menggunakan bahan baku berupa daun kayu putih, serai wangi dan serai dapur. Dibuat formulasi dengan berbagai konsentrasi yang berbeda beda tiap minyak atsiri kayu putih : serai wangi : serai dapur. Pada formulasi 1 (1 : 2 : 3), formulasi 2 (2 : 3 : 1), formulasi 3 (3 : 1 : 2) dan formulasi 4 (2 : 2 : 2) dengan satuan mL dan penambahan emulsifier tween 80 sebanyak 1 mL untuk pencampuran aquades sebanyak 93 mL dengan minyak atsiri didapatkan volume akhir total pada tiap formulasi sebanyak 100 mL. Nyamuk yang digunakan merupakan nyamuk jenis Aedes aegypti, dengan virus dengue yang dibawa akan mengakibatkan manusia yang tergigit mengalami penyakit demam berdarah. Pengunaan nyamuk sudah berumur dewasa dengan cakupan 3-5 hari setelah perubahan dari pupa menjadi nyamuk, efektifitas minyak atsiri diuji pada nyamuk Aedes aegypti dengan variasi wakrtu 10,20,30,40,50 dan 60 Menit. kandang pengujian yang dibuat mirip dengan pengaplikasian aromatic diffuser yaitu pada kamar dan ruang tamu. Hasil penelitian menunjukan bahwa kematian nyamuk sebesar 100 % pada tiap formulasi, Formulasi aromatic diffuser minyak atsiri paling efektif adalah formulasi 1 dengan kematian nyamuk Aedes aegypti pada menit ke 40, dan pada formulasi 2 dan 4 cukup efektif dengan membunuh nyamuk dalam waktu 60 menit, formulasi 3 kurang efektif dengan nyamuk Aedes aegypti yang pingsan dan mati tidak terlihat pada menit ke 10 sedangkan formulasi yang lain adanya nyamuk pingsan pada menit ke 10.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMinyak Atsirien_US
dc.subjectNyamuk Aedes Aegyptien_US
dc.subjectAromatic Diffuseren_US
dc.titleFormulasi Aromatic Diffuser Minyak Atsiri Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra), Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L.) dan Serai Dapur (Cymbopogon Citratus) Sebagai Anti Nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20612011


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record