• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Aromatic Diffuser Minyak Atsiri Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra), Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L.) dan Serai Dapur (Cymbopogon Citratus) Sebagai Anti Nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti)

    Thumbnail
    View/Open
    20612011.pdf (3.874Mb)
    Date
    2024
    Author
    Nulhakim, Muhammad Fadhill Satria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sudah dilakukan penelitian mengenai pembuatan formulasi aromatic diffuser minyak atsiri kayu putih (Melaleuca leucadendra), serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan serai dapur (Cymbopogon citratus) yang diaplikasikan sebagai anti nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti). Minyak atsiri diperoleh dengan menggunakan metode destilasi uap – air dalam pengunaannya menggunakan bahan baku berupa daun kayu putih, serai wangi dan serai dapur. Dibuat formulasi dengan berbagai konsentrasi yang berbeda beda tiap minyak atsiri kayu putih : serai wangi : serai dapur. Pada formulasi 1 (1 : 2 : 3), formulasi 2 (2 : 3 : 1), formulasi 3 (3 : 1 : 2) dan formulasi 4 (2 : 2 : 2) dengan satuan mL dan penambahan emulsifier tween 80 sebanyak 1 mL untuk pencampuran aquades sebanyak 93 mL dengan minyak atsiri didapatkan volume akhir total pada tiap formulasi sebanyak 100 mL. Nyamuk yang digunakan merupakan nyamuk jenis Aedes aegypti, dengan virus dengue yang dibawa akan mengakibatkan manusia yang tergigit mengalami penyakit demam berdarah. Pengunaan nyamuk sudah berumur dewasa dengan cakupan 3-5 hari setelah perubahan dari pupa menjadi nyamuk, efektifitas minyak atsiri diuji pada nyamuk Aedes aegypti dengan variasi wakrtu 10,20,30,40,50 dan 60 Menit. kandang pengujian yang dibuat mirip dengan pengaplikasian aromatic diffuser yaitu pada kamar dan ruang tamu. Hasil penelitian menunjukan bahwa kematian nyamuk sebesar 100 % pada tiap formulasi, Formulasi aromatic diffuser minyak atsiri paling efektif adalah formulasi 1 dengan kematian nyamuk Aedes aegypti pada menit ke 40, dan pada formulasi 2 dan 4 cukup efektif dengan membunuh nyamuk dalam waktu 60 menit, formulasi 3 kurang efektif dengan nyamuk Aedes aegypti yang pingsan dan mati tidak terlihat pada menit ke 10 sedangkan formulasi yang lain adanya nyamuk pingsan pada menit ke 10.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49776
    Collections
    • Chemistry [794]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV