• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Determinan Kelahiran Prematur Pada Ibu Hamil Usia Remaja di Indonesia: Analisis Data Riskesdas 2018

    Thumbnail
    View/Open
    20711162.pdf (3.992Mb)
    Date
    2024
    Author
    Salsabila, Latifa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Menurut WHO, Kelahiran prematur adalah kelahiran bayi hidup di bawah usia kehamilan 37 pekan dengan mengklasifikasikan kelahiran di usia kehamilan 37 pekan sebagai prematur akhir. Terdapat banyak luaran buruk yang dapat terjadi pada kelahiran prematur. Salah satu kelompok yang berisiko untuk melahirkan secara prematur adalah ibu hamil usia remaja. Risiko terjadinya luaran buruk pada kehamilan remaja mengakibatkan diperlukannya intervensi yang tepat. Oleh karena itu,determinan yang memengaruhi kelahiran prematur pada kehamilan remaja perlu diketahui sebelumnya. Tujuan Penelitian: Untuk menjelaskan determinan yang kelahiran prematur pada kehamilan usia remaja di Indonesia Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross-Sectional dengan menganalisis data Riskesdas 2018 yang didapatkan dari Pusat Informasi Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia melahirkan, status pekerjaan, status pendidikan, tempat tinggal, paritas, status gizi (ukuran LILA) tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian kelahiran prematur pada ibu hamil usia remaja (nilai p>0,05) sedangkan frekuensi Antenatal Care berhubungan dengan kejadian kelahiran prematur pada ibu hamil usia remaja (nilai p<0,05). Adapun hasil multivariat menunjukkan bahwa usia melahirkan dan frekuensi ANC memiliki hubungan yang signifikan (nilai p<0,05) sedangkan status pekerjaan, status pendidikan, tempat tinggal, paritas, dan status gizi (ukuran LILA) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian kelahiran prematur pada ibu hamil usia remaja di Indonesia (nilai p>0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia melahirkan dan frekuensi ANC terhadap kejadian kelahiran prematur pada ibu hamil usia remaja di Indonesia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49763
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV