Show simple item record

dc.contributor.authorAurellia, Raden Gusniati
dc.date.accessioned2024-05-30T04:23:24Z
dc.date.available2024-05-30T04:23:24Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49711
dc.description.abstractRegulasi emosi sebagai cara pengelolaan emosi yang dapat digunakan oleh semua orang termasuk guru sekolah luar biasa (SLB). Penelian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan stres pada guru sekolah luar biasa (SLB) di Kabupaten Ciamis. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara regulasi emosi dengan stres pada guru sekolah luar biasa (SLB) di Kabupaten Ciamis. Alat ukur regulasi emosi yang digunakan pada penelitian ini, yakni skala ERQ (Emotion Regulation Questionnaire) yang disusun oleh Gross & John (2003), dari hasil uji analisis faktor oleh Radde, dkk (2021). Alat ukur stres yang digunakan adalah skala DASS-21 (Depression, Anxiety and Stress Scale - 21 Items) yang disusun oleh Lovibond & Lovibond (1995), dari hasil uji analisis faktor oleh Al-Kabani, dkk (2022). Kedua skala tersebut diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Lembaga Bahasa CILACS UII. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 48 orang. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (p) sebesar 0.446 (p>0.05) yang berarti tidak terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan stres pada guru sekolah luar biasa (SLB) di Kabupaten Ciamis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRegulasi Emosien_US
dc.subjectStresen_US
dc.subjectGuru SLBen_US
dc.titleHubungan Antara Regulasi Emosi dengan Stres Pada Guru Slben_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320310


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record