Peran Pemerintah India dalam menanggapi Isu Period Poverty di India pada Tahun 2013-2023 ditinjau dari Teori Feminisme Liberal Klasik
Abstract
Period Poverty dan ketidaksetaraan gender merupakan isu yang cukup krusial di India.
Perempuan di India yang mengalami menstruasi cenderung tidak terpenuhi hak-haknya
dan dibatasi kebebasannya. Faktor-faktor sosial budaya seperti kasta dan keyakinan
agama serta ekonomi membuat para perempuan yang berada di pedesaan dan kalangan
bawah semakin tertindas dan mengalami diskriminasi. Stigma yang buruk dan tabu
membuat edukasi terkait menstruasi selalu dihindari sehingga para perempuan di India
tidak mendapatkan cukup pengetahuan tentang menstruasi. Selain itu masa Pandemi
Covid-19 juga memperburuk keadaan para perempuan yang kesulitan mengakses
produk-produk kebersihan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi
peran pemerintah India dalam menangani isu period poverty, selama periode 2019-
2023. Analisis ini berdasar pada teori Feminisme Liberal Klasik, dimana terdapat lima
poin kunci yang nantinya menjadi fokus dari teori ini dalam menghilangkan
ketidaksetaraan gender dan pembatasan kebebasan perempuan.
Collections
- International Relations [926]
