• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan di Afrika Selatan Pada Tahun 2016-2018

    Thumbnail
    View/Open
    20323230.pdf (1.446Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ningrum, Ayu Widia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kekerasan terhadap perempuan seringkali terjadi di Afrika Selatan dan menjadi masalah yang belum terselesaikan. Situasi ini semakin memburuk dengan meningkatnya angka kekerasan pada tahun 2016-2018, yang diakibatkan oleh kurangnya penegakan hukum dan kebijakan pemerintah. Keadaan ini membuat perempuan lebih rentan terhadap kekerasan, baik secara bentuk verbal maupun non- verbal. Dalam kasus kekerasan terhadap perempuan di Afrika Selatan, akan ditinjau menggunakan Konsep Segitiga Kekerasan oleh Johan Galtung. Dapat dikatakan bahwasannya kekerasan terhadap perempuan di Afrika Selatan berawal dari kekerasan kultural yang meliputi agama, kosmologi, dan ilmu empiris. Yang kemudian berlanjut menjadi kekerasan struktural sehingga membuat terjadinya pola-pola kekerasan terhadap perempuan kekerasan yang melekat dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi di suatu masyarakat Galtung membedakan antara kekerasan langsung (direct violence) dan kekerasan struktural (structural violence). Kekerasan langsung adalah tindakan fisik yang dapat secara langsung merugikan atau melukai individu atau kelompok. Contohnya termasuk serangan fisik, pembunuhan, atau penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat keamanan. Kekerasan langsung lebih mudah dikenali karena dampaknya langsung terlihat. Sedangkan kekerasan struktural terdapat adanya ketidakadilan seperti ketidaksetaraan ekonomi, politik, atau sosial yang menguntungkan satu kelompok dan merugikan kelompok lain.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49537
    Collections
    • International Relations [926]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV