Show simple item record

dc.contributor.authorImani, Adila Zahrotin Malikha
dc.date.accessioned2024-05-15T03:56:29Z
dc.date.available2024-05-15T03:56:29Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49276
dc.description.abstractFenomena Korean Wave atau gelombang Korea menjadi salah satu daya tarik yang dimiliki oleh Korea Selatan. Dengan berkembangnya fenomena gelombang Korea, dampak yang dihasilkan dirasakan pada industri-industri lain yang ada di Korea Selatan, salah satunya adalah industri kecantikan. Korea Selatan memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiplomasi dalam meraih kepentingan nasional sekaligus meningkatkan popularitas produk kecantikan, di mana salah satu negara yang menjadi tujuan adalah Indonesia. Penelitian ini menggunakan konsep diplomasi komersial yang dicetuskan oleh Okano-Heijmans. Dengan menggunakan konsep diplomasi komersial, penelitian ini menemukan bahwa diplomasi komersial Korea Selatan terhadap Indonesia pada tahun 2018-2022 melibatkan lima aktivitas, yaitu promosi perdagangan berupa penyelenggaraan festival, promosi investasi berupa kerja sama, advokasi bisnis berupa negosiasi pemerintah dalam perjanjian bilateral, promosi turisme dengan penyelenggaraan festival, serta promosi investasi yang bertanggung jawab secara sosial dengan adanya penekanan pada konsep produk kecantikan yang vegan dan halal. Upaya yang dilakukan Korea Selatan membuat adanya peningkatan popularitas produk kecantikan Korea Selatan di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectK-beautyen_US
dc.subjectKorean Waveen_US
dc.subjectDiplomasi Komersialen_US
dc.subjectPopularitasen_US
dc.titleDiplomasi Komersial Korea Selatan dalam meningkatkan Ekspor Produk Kecantikan Korea Selatan (K-Beauty) ke Indonesia Tahun 2018-2021en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323090


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record