Show simple item record

dc.contributor.authorHartono, Yudi
dc.date.accessioned2024-05-14T01:44:35Z
dc.date.available2024-05-14T01:44:35Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49188
dc.description.abstractManajemen risiko diterapkan untuk mengolah risiko pada organisasi dengan cara identifikasi, mitigasi dan pemantauan risiko. Aktivitas manajemen risiko tidak dapat berjalan dengan baik tanpa partisipasi dari pemilik risiko. Pemilik risiko menjadi kunci utama keberhasilan manajemen risiko. Oleh karena itu, manajemen risiko harus dapat didistribusikan dengan baik ke pemilik risiko. Te Aming x Auntie telah melakukan perhitungan dan evaluasi risiko dengan menggunakan house of risk dan key risk indicator, diketahui bahwa agen risiko yang menjadi sumber permasalahan pada operasional Te Aming x Auntie adalah karyawan tidak melakukan pengecekan dan tidak ada pengawasan. Dengan perhitungan tersebut dilakukan aktivitas mitigasi risiko berupa aktivitas peningkatan pengawasan, implementasi reward dan punishment dan penilaian kinerja karyawan. Untuk memastikan aktivitas mitigasi risiko dilakukan dengan baik maka dibuat matrik RACI untuk memetakan dan mendistribusikan aktivitas manajemen risiko ke semua pihak yang terkait.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHouse of Risken_US
dc.subjectKey Risk Indicatoren_US
dc.subjectManajemen Risikoen_US
dc.subjectRisikoen_US
dc.subjectRACIen_US
dc.titleDesain Distribusi Manajemen Risiko pada UMKM Food & Beverage denganmenggunakan Matriks Raci (Studi Kasus Te Aming X Auntie Purwokerto)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20916023


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record