Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhanty, Desvita Rizki
dc.date.accessioned2024-05-13T03:20:53Z
dc.date.available2024-05-13T03:20:53Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49153
dc.description.abstractPendidikan inklusi dalam konteks pendidikan agama Islam dapat dilihat sebagai implementasi nilai-nilai agama Islam yang mendorong perhatian terhadap keberagaman dan perlindungan hak-hak individu terlebih lagi di Bali memiliki toleransi yang kuat antar umat beragama karena mayoritas agama di sana adalah Hindu. Guru pendidikan agama Islam memiliki peran yang penting dalam memastikan bahwa siswa kebutuhan khusus juga dapat mengakses dan memahami pelajaran agama Islam di MTs Generasi Emas Denpasar Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan fokus penelitian peran guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pendidikan inklusi di MTs Generasi Emas Denpasar Bali. Penentuan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling, adapun informan terpilih yaitu: kepala madrasah, guru, dan dan peserta didik MTs Generasi Emas Denpasar. Ketika pengumpulan data, peneliti menggunakan 3 teknik dalam setiap tahapannya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi data. adapun pada analisis data dengan model Mattew B. Miles dan A Michel Huberman yaitu reduksi, display, dan verifikasi. Hasil penelitian menujukan bahwa guru pendidikan agama Islam memiliki peran mendalam dalam melaksanakan pendidikan inklusi di MTs Generasi Emas Bali, diantara peran tersebut meliputi: 1) Peran guru sebagai fasilitator; 2) Peran guru sebagai motivator; 3) Peran guru sebagai inisiator; 4) Peran guru sebagai Pengelola Kelas; 5) Peran guru sebagai Pembimbing/Mentor; 6) Peran guru sebagai evaluator. 2. Adapun faktor pendukung guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pendidikan inklusi di MTs Generasi Emas Bali Melaksanakan Pendidikan Inklusi yaitu: 1) Dukungan orang tua; 2) Pengembangan guru melalui pelatihan; 3) Menyusun kurikulum atau menyelenggarakan pendidikan inklusi. Adapun faktor penghambat guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pendidikan inklusi di MTs Generasi Emas Bali yaitu: 1) Kondisi siswa yang kurang stabil; 2) Kondisi anak yang sulit dipahami; 3) Fasilitas yang belum memadai.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPeran Guruen_US
dc.subjectPendidikan Inklusien_US
dc.subjectAnak Berkebutuhan Khusus (ABK)en_US
dc.titlePeran Guru Pendikan Agama Islam dalam Melaksanakan Pendidikan Inklusi di MTS Generasi Emas Denpasar Balien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20422029


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record