• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Konsep Tawāzun Sebagai Solusi dan Pencegahan dari Sikap Hustle Culture Pada Karyawan Sektor Perbankan (Studi kasus pada Bank BPD DIY)

    Thumbnail
    View/Open
    20913054.pdf (1.452Mb)
    Date
    2024
    Author
    Maharani F, Fathoria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada masa era digital yang dituntut serba cepat. Otomatis mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat dalam banyak bidang, khususnya dalam sektor perekonomian. Dalam bidang perekonomian masyarakat harus aktif dan kreatif dalam mencari pekerjaan agar tidak tertinggal dengan pesaing lainnya. Persaingan kerja yang ketat membuat daya saing yang tinggi dalam masyarakat dan kerap menimbulkan kultur kerja yang buruk dan berdampak negatif bagi kehidupan yang sering dikenal dengan sebutan Hustle culture. Hustle culture bisa dicegah ataupun diatasi dengan cara menerapkan kehidupan yang seimbang. Keseimbangan dalam kehidupan dalam konsep Islam sering disebut dengan istilah Tawāzun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai tawāzun (keseimbangan) diterapkan pada karyawan dan bagaimana Konsep tawāzun bisa menjadi solusi atau pencegahan dari sikap hustle culture. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan instrumen wawancara (semi terstruktur). Dan yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah 10 orang karyawan yang bekerja di BPD DIY. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa karyawan BPD DIY telah menerapkan konsep tawāzun dengan cukup baik dibuktikan dengan adanya time management yang baik dan keseimbangan tanggung jawab yang dilaksanakan dengan baik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan konsep tawāzun bisa mencegah terjadinya perilaku hustle culture yang dapat didukung oleh dua aspek. Aspek internal yaitu penegndalian dari diri sendiri yang meliputi keseimbanagn antara kehidupan pribadi dan kehidupan dalam dunia pekerjaan serta tidak menjadikan pekerjaan menjadi hal yang utama dalam hidup. Aspek eksternal yaitu adanya team work yang baik, dan lingkungan kerja yang baik serta pengadaan kegiatan-kegiatan sosial, keagamaan serta rekreasi yang memiliki dampak positif bagi karyawan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48682
    Collections
    • Master of Islamic Studies [182]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV