• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tradisi Kumpul Tangan Menjelang Perkawinan Pada Masyarakat Muslim Kabupaten Sumba Barat dalam Tinjauan `urf Dan Maṣlaḥah Dr. Muḥammad Sa`id Ramaḍan Al-buṭi

    Thumbnail
    View/Open
    21913019.pdf (3.230Mb)
    Date
    2024
    Author
    Mu’alim, Aris Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan landasan historis dan filosofis tradisi kumpul tangan menjelang perkawinan pada masyarakat muslim kabupaten Sumba Barat serta mengetahui tinjauan `urf dan maṣlaḥah Dr. Muḥammad Sa`id Ramaḍan al-Buṭi terhadap tradisi tersebut. Tradisi kumpul tangan merupakan tradisi yang ada di kabupaten Sumba Barat dimana keluarga yang anak laki-lakinya akan menikah mengundang saudara, kerabat, teman dan masyarakat. Mereka yang diundang datang membawa uang dalam amplop yang dimaksudkan sebagai bentuk bantuan kepada keluarga calon laki-laki membayar mahar dan uang hantaran yang diminta oleh pihak keluarga perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, normatif dan filosofis. Kesimpulan beberapa faktor yangmenyebabkan masih terus dilakukannya tradisi kumpul tangan pada masyarakat muslim kabupaten Sumba Barat yakni 1) sebagai upaya melestarikan tradisi yang sudah turun menurun sejak dulu; 2) sebagai upaya untuk saling bantu antar sesama muslim yang anak laki-lakinya akan menikah; 3) sebagai media untuk membalas bantuan yang pernah diberikan orang lain yang pernah mengundang kumpul tangan; dan 4) cukup tingginya uang hantaran yang diminta oleh pihak keluarga perempuan. Tinjauan `urf terhadap tradisi kumpul tangan adalah telah memenuhi empat syarat `urf menurut al-Zarqa yakni berlaku secara umum, telah berjalan sejak lama di suatu masyarakat, tidak bertentangan dengan yang diungkap secara jelas oleh para pihak dalam masalah yang sedang dilakukan dan tidak ada nash yang mengandung hukum dari permasalahan yang dihadapi. Adapun tinjauan maṣlaḥah Dr. Muḥammad Sa`id Ramaḍan al-Buṭi terhadap tradisi kumpul tangan adalah telah memenuhi kriteria ḍawabiṭ atau batasan yang ditetapkan oleh al-Buṭi, yakni masih dalam ruang lingkup tujuan syari’, tidak bertentangan dengan al-quran, sunnah, dan qiyas dan tidak menyalahi atau mengabaikan maṣlahat yang setingkat atau maṣlahat yang lebih tinggi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48641
    Collections
    • Master of Islamic Studies [182]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV