• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengujian Tarik Pada Spesimen (PLA) 3D Printing Fused Deposition Modeling (FDM) dengan Infill Maksimum Struktur Honeycomb Ribs Diperkuat Komposit Carbon Fiber

    Thumbnail
    View/Open
    19525131.pdf (2.604Mb)
    Date
    2023
    Author
    Sutrisno, Regawa Danu Baya Yoga
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan manufaktur yang semakin semakin pesat dan komplek, material sebagai kebutuhan utama, material – material baru diciptakan untuk kuat dan ringan. Dalam inovasi material baru dengan penggabungan 2 material atau lebih menjadi satu dengan komposit. Vacuum infusion metode ini dengan pemvaccum-an atau disebut penghisapan udara yang ada di dalam cetakan dibuang ke luar dan digantikan dengan cairan resin pada cetakan. Teknologi 3D printing ini sebagai kemajuan teknologi dengan ekstruksi termoplastik dalam pembuatan protipe. Dengan hal ini pengoptimalan pada material utamanya dan pada pengujian tariknya, mengetahui material seberapa kuat nilai kekakuannya dan seberapa pengaruh variasi skinning dalam komposit. Metodologi yang digunakan yaitu pengujian langsung dengan alat uji tarik universal dengan standar ASTM D638 tipe III , ketebalan 20 mm yang memvariasikan skin dan non skin. Kerapatan infill yang digunakan yaitu 100%.Tegangan tarik maksimum terhadap berat spesimen mengalami kenaikan pada spesimen yang dilapisi oleh skin fiber carbon. Tegangan tarik spesifik mengalami kenaikan terhadap variasi skin 100% sebesar 0.26 MPa/g. Modulus elastisitas pada spesimen yang diuji skin 100% mengalami penuruhan, yaitu dengan nilai sebesar 128.89 MPa. Kegagalan yang terjadi pada speasimen fenomena yang identifikasikan kesalahan teknis dalam pencekaman spesimen dimana spesimen terjadi sliding terhadap B1, sehingga Ketika pada spesimen B2 dan B3 mencengkam terlalu keras sehingga merusak lapisan carbon fiber dengan hal itu, ketika ditarik kekuatan carbon fiber tidak sekuat pada B1 karena lapisan sudah rusak terlebih dahulu sebelum ditarik dan dalam pengujian fiber carbon langsung melepas sebelum titik puncak patahan atau disebut bond failure.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48587
    Collections
    • Mechanical Engineering [787]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV