• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Strategi Pendampingan Proses Produk Halal Bagi Pelaku Usaha dalam mendapatkan Sertifikasi Halal (Studi Pada PPH LP3H UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    21913070.pdf (4.150Mb)
    Date
    2023
    Author
    Adrian
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang Nomer 3 tahun 2014 tentang jaminan produk halal, adanya jaminan tersebut menjadikan pada tanggal 17 Oktober 2024 semua produk makanan dan minuman wajib bersertifikat halal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pendamping PPH dalam mendampingi pelaku usaha mendapatkan sertifikat halal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penetapan tujuan atau goal setting theory selanjutnya menggunakan pendekatan fenomenologi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dimana peneliti melakukan wawancara kepada pengurus LP3H UIN Sunan Kalijaga, Pendamping PPH dan pelaku usaha, hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa Pendamping PPH UIN Sunan Kalijaga telah mendaftrkan pengajuan produk sertifikat halal ke BPJH sebanyak 21. 510 produk, jumlah tersebut diperoleh dari keseluruhan lima kabupaten yaitu kabupaten Sleman, Bantul, Gunung kidul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta. Selanjutnya total sertifikat halal yang telah terbit tanggal 01 September 2023 sebesar 14, 243 produk. Tentunya hal tersebut mengalami perkembangan mengingat di rumusan masalah penulis melampirkan data terkait jumlah sertifikat halal pada tanggal 31 Mei 2023 secara nasional yaitu sebesar 6. 681 produk. Peningkatan tersebut tidak lepas dari peran pendamping PPH dalam mendampingi pelaku usaha memperoleh sertifikat halal, berikut strategi yang digunakan pendamping PPH di lima kabupaten Yogyakarta adalah bekerja sama dengan garda Transfumi dibawah kementrian koperasi dan UMKM dengan membina secara langsung pelaku usaha yang telah memperoleh NIB, sertifikat halal dan PIRT, bekerja sama dengan dinas dan anggota DPR, melakukan bimtek dan berkolaborasi dengan dinas koperasi Yogyakarta, dan membentuk kepengurusan disetiap kabupaten dengan dikoordinator setiap pendamping kemudian membentuk tim untuk melakukan sosialisasi secara langsung ke kantin, pasar dan kecamatan DIYogyakarta.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48224
    Collections
    • Master of Islamic Studies [181]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV