• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi dan Eliminasi Waste untuk mengurangi Lead Time pada Proses Produksi menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing (Studi Kasus: Cilegon Interior Furniture)

    Thumbnail
    View/Open
    19522162.pdf (4.431Mb)
    Date
    2023
    Author
    Pamungkas, Gallang
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Cilegon Interior Furniture merupakan usaha kecil menengah yang bergerak dalam bidang industri furniture atau mebel yang ada di kota Cilegon. Cilegon Interior Furniture telah berdiri sejak tahun 2017. berbagai produk yang dihasilkan oleh Cilegon Interior Furniture, yaitu kitchen set, cabinet TV, meja kantor, lemari, partisi, meja makan, kursi dan lainnya. UKM Cilegon Interior Furniture mengalami permasalahan waktu selesai produksi tidak sesuai dengan yang telah direncanakan dan hal ini juga menjadi pemicu munculnya masalah baru yaitu sebagian customer yang sudah melakukan pemesanan harus menunggu lebih lama karena belum menyelesaikan produksi yang sebelumnya. Munculnya masalah tersebut disebabkan karena terindikasinya waste inappropriate processing, waiting, dan transportation. Hasil identifikasi pemborosan yang dilakukan dengan menggunakan metode borda didapatkan hasil pemborosan yang paling dominan yaitu delay/waiting dengan bobot persentase sebesar 30%. Selanjutnya dilakukan pembobotan value stream mapping tools menggunakan metode VALSAT dan detailed mapping tools yang digunakan yaitu process activity mapping dengan bobot nilai sebesar 8.12. Membuat current stream mapping dari awal produksi hingga produk jadi. Usulan perbaikan yang dilakukan untuk waste delay/waiting adalah dengan mengevaluasi pekerja yang ada untuk mengerjakan proses pemotongan plywood dan HPL secara bersamaan dan menambah beberapa pekerja untuk mengisi waktu tunggu di pemotongan HPL. Untuk waste inappropriate processing melakukan pembelian ke supplier dengan bahan yang lebih berkualitas dan menerapkan SOP dalam pemesanan. Dan untuk waste transportation mendesain layout baru dengan memperhatikan tingkat kedekatan antara stasiun kerja dan menggunakan alat bantu angkut yaitu hand pallet. Desain future value state mapping mengalami penurunan terkait waktu lead time dari 63157 detik menjadi 42804.31 detik dengan persentasi pengurangan lead time sebesar 32.22%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/47832
    Collections
    • Industrial Engineering [2897]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV