• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Gagasan Penggunaan Plea Bargaining System pada Perampasan Aset Pelaku Tindak Pidana Korupsi

    Thumbnail
    View/Open
    19410707.pdf (5.527Mb)
    Date
    2023
    Author
    Reza, M Hilmi Miftahzen
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengkaji perampasan asset apabila melalui prosedur gagasan plea bargaining system, plea bargaining adalah tawar menawar hukuman antara jaksa dan tersangka atau terdakwa dengan dasar pengakuan bersalah dari tersangka atau terdakwa tawar menawar dalam penelitian disini adalah berupa pengembalian asset, sebab proses perampasan asset yang begitu lama sehingga Penelitian ini membahas dua permasalahan pokok: Apa urgensi Plea Bargaining System diterapkan dalam Perampasan Asset Pelaku Tindak Pidana Korupsi? Dan Bagaimana Gagasan Penerapan Plea Bargaining System terhadap Perampasan Asset Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Hukum Acara Pidana di Indonesia? Penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif serta menggunakan pendekatan peraturan perundang- undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan komparatif. Bahan hukum penelitian ini dikumpulkan melalui studi literatur dengan analisis secara deskriptif kualitatif. Dalam penelitian dilaksanakan wawancara dengan ahli untuk membantu penulis mencari data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan plea bargaining system dalam perampasan asset dapat dilihat dari alasan yuridis, filosofis, dan sosiologis. perampasan asset dalam plea bargaining dapat dilakukan dengan jenis Fact bargaining dengan perampasan asset criminal forfeiture (pemidanaan) dengan pengakuan bersalah dari pelaku untuk dapat menegosiasikan asset. Dalam kajian perbandingan membandingkan dengan Amerika Serikat dan Nigeria. penulis lebih setuju menggunakan Nigeria.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/47645
    Collections
    • Law [3378]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV